| Banjir di Vila Nusa Indah 1 |
|
|
|
| Ditulis oleh Kuncen Web | |
| Minggu, 04 Pebruari 2007 | |
|
Awal bulan Februari 2007 ini, kawasan Vila Nusa Indah 1 dan beberapa perumahan di sekitarnya terkena banjir kiriman dari Bogor.
Aliran sungai Cileungsi mulai terlihat meluber ke arah jalan di kawasan depan Sekolah Bunda (pasar Pocong, Vila Nusa Indah 2) sekitar jam 9 pagi, dan terus mengalir ke arah Vila Nusa Indah 1 dan Perumahan Pondok Gede Permai yang letaknya lebih rendah. Tanggul penahan air yang terletak di perumahan Pondok Gede Permai tidak mampu lagi menahan derasnya arus sungai Cileungsi, akhirnya jebol juga pada pukul 10 pagi. Air dengan leluasa masuk ke dalam perumahan yang memang letaknya jauh lebih rendah dari tanggul sungai, sekaligus aliran air masuk ke Vila Nusa Indah 1, ruko Vila Nusa Indah 1, kawasan jalan Anggrek, RS Bunda Auni, dan seputaran Bundaran Vila Nusa Indah 2, Bank Mandiri, Bank BCA, Kolam Renang, Sekolah Daar El Salaam dan sekitarnya. Kedalaman air di perumahan Pondok Gede Permai bisa mencapai 2,5 meter lebih, sedangkan di kawasan Ruko Vila Nusa Indah 1, sekitar 1,5 meter dan di Bundaran Vila Nusa Indah 1 (Makro) bisa mencapai 1,5 meter juga. Begitu banyak warga di perumahan Pondok Gede Permai yang terpaksa mengungsi dari rumahnya, dan tidak sempat membawa barang berharga apapun kecuali pakaian yang melekat di badan. Sementara beberapa warga di Vila Nusa Indah 1 masih sempat yang memindahkan mobilnya dan membawa beberapa barang berharga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, terutama di perkampungan warga asli Bojong Kulur. Sedangkan kawasan Vila Nusa Indah 2 relatif 'lebih aman', dengan ketinggian air paling tinggi selutut orang dewasa. Itupun hanya menimpa rumah-rumah yang memang dekat sekali dengan bibir sungai Cileungsi dengan radius kira-kira 100 meter dari tepi sungai. Sore harinya, sekitar pukul 3 sore, air mulai surut sedikit demi sedikit. Vila Nusa Indah 2 (seputar pasar Pocong) sudah tidak ada yang tergenang air. Namun tidak demikian di kawasan Bundaran Pada Sabtu Malam, masih tersiar beberapa kabar bahwa air sungai akan meninggi lagi sekitar pukul 9 malam. Warga masih berjaga-jaga dengan melakukan ronda semalaman. Hari Minggu pagi, sudah ada beberapa warga yang bersih-bersih teras rumahnya, selokan dan jalan-jalan yang tadi malam terendam banjir. Kawasan yang sudah tidak tergenang air adalah Bunderan Makro, Bank Mandiri, Daar El Salaam, Ruko VIla 1, dan seputar Masjid Siti Rawani, namun Pondok gede permai masih tergenang air setinggi 50 cm. Sore harinya kawasan pondok gede permai sudah bisa dilewati kendaraan mobil dan motor, walaupun masih ada beberapa tempat yang tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa. Selain perumahan tersebut, bajir juga melanda perumahan Pondok Mitra Lestari, Perumahan Depnaker dan Kemang Pratama. Foto-foto sebagian peristiwa yang sempat terekam kamera salah satu warga kita dapat dilihat di http://ph.groups.yahoo.com/group/vilanusaindah/photos/browse/9c59
|
|
| Terakhir kali diperbaharui ( Minggu, 04 Pebruari 2007 ) |
| Selanjutnya > |
|---|






Di awali dengan hujan terus menerus sejak 28 Januari 2007 setiap hari dari pagi sampai pagi lagi hari berikutnya, sehingga aliran sungai Cileungsi dan Sungai Cikeas yang mengitari perumahan Vila Nusa Indah tidak lagi mampu menampung derasnya aliran air dari arah Bogor, dan akhirnya mencapai puncaknya pada tanggal 3 Februari 2007 sekitar jam 10 siang.
Makro Vila Nusa Indah 2, Daar El Salaam, Bank Mandiri, Ruko Vila Nusa Indah 1, dan Perumahan Pondok Gede Permai, Kemang IFI, masih tergenang air yang cukup tinggi, cuma berkurang sekitar 0,5 meter. 